ABOUT
KOMO'S COFFEE OUTLET
Grand Nanggroe Hotel ( Banda Aceh )
Hermes Palace Hotel ( Banda Aceh )
Oasis Atjeh Hotel ( Banda Aceh )
Kopi Luwak, yakni kopi yang berasal dari feses ( kotoran ) hewan luwak atau sering disebut musang pada jenis tertentu. Pada dasarnya biji kopi tidak akan mengalami fermentasi walaupun kopi disimpan pada jangka waktu lama, maka dari hal ini kopi yang dimakan luwak akan difermentasi di perut luwak secara alami. Karena biji kopi yang sangat keras, maka biji kopi tersebut utuh dikeluarkan dalam bentuk utuh bersama feses ( Raw Bean ).
Pada dasarnya, luwak tidak sepenuhnya memakan kopi. Hewan tersebut memakan kopi hanya untuk selingan dan kopi yg dimakan cenderung hanya kopi yang telah matang dan bagus. Maka tidak heran jenis kopi luwak liar lebih banyak diminati dan memiliki harga yang jauh lebih tinggi daripada kopi luwak yang berasal dari luwak penangkaran.
Kopi luwak, memiliki banyak keistimewaan. Sangat banyak kebaikan untuk kesehatan, selain cita rasanya yang khas dan enak, serta aroma kopi luwak lebih menonjol dan lebih kuat. Kopi luwak mengandung kafein dan kadar asam yang rendah, sehingga penderita lambung ( sakit maag ) sangat aman mengkonsumsi kopi luwak.
KOMO’S COFFEE
Usaha KOMO’S Coffee ini sendiri dirintis sejak tahun 2010, pada mulanya usaha ini bermulai dari hobi mencoba melakukan produksi kopi untuk dinikmati sendiri sampai akhirnya timbul ide untuk mendirikan usaha seperti yang berjalan sekarang ini.
Adapun beberapa keistimewaan produk yang kami produksi adalah sebagai berikut :
1. Bahan baku diperoleh langsung dari petani dan tanpa adanya perantara pihak kedua
2. Sebelum dilakukan proses produksi terlebih dahulu dilakukan control untuk kualitas bahan baku melalui proses pencucian yang bersih untuk memastikan kopi bebas dari najis dan melakukan proses sortir biji kopi untuk menjamin kualitas terbaik
3. Kopi yang diproduksi murni dan tidak dicampur biji kopi lain selain kopi luwak liar
4. Produksi berdasarkan pesanan, artinya kami tidak pernah memproduksi kopi secara massal kemudian disimpan lama. Hal ini memastikan kopi yang kami produksi selalu dalam kondisi yang segar ( Fresh Coffee )
5. Menggunakan kemasan Gusset With One Way Valve, artinya kemasan ini dilengkapi dengan celah udara yang berfungsi mengeluarkan gas yang dihasilkan kopi dan tentunya tidak membuat udara dari luar masuk kedalam kemasan (one way)
6. Harga penawaran yang menarik , bahkan mampu bersaing di pasaran berdasarkan kualitas yang ditawarkan
Spesifikasi Produk Kopi Luwak KOMO’S
-
Jenis Kopi :
Arabica luwak liar
-
Metode penggorengan :
Mesin Roast buatan lokal kapasitas 5 kg
-
Tipe Roast :
Medium To Dark
-
Lama Proses Penggorengan : 20 menit ( kapasitas 5 kg )
-
Temperatur Penggorengan : 220 C
Istilah - Istilah Yang Umum Dalam Dunia Kopi
Green Bean : Biji Hijau ( biji mentah yang siap
untuk digoreng )
Roasted Bean :
Biji kopi yang telah di goreng ( sangria )
Ground Coffee :
Sebutan lain untuk bubuk kopi
Raw Bean :
Feses kopi luwak yang belum dibersihkan ( belum dicuci ).
Aroma
Aroma kopi yang anda kenali lewat indera penciuman banyak berperan pada cita rasa. Tanpanya, sensasi yang kita rasakan hanyalah manis, asam, asin, dan pahit. Merupakan elemen paling komplek dan penting pada karakter kopi, aroma juga berkontribusi untuk Anda mengenali mana selera Anda. Aroma adalah petunjuk pertama Anda akan rasa kopi.
Acidity
Dalam istilah pencicipan kopi, ini bukan berarti asam atau pahit. Acidity berarti sensasi yang Anda rasakan dalam mulut Anda, energi, perasaan hidup. Acidity pada kopi akan membantu Anda untuk mengetahui kualitas kopi. Sederhananya, ini seperti membandingkan air biasa dengan air soda. Mulai dari low ke high, mellow ke live, atau sebutkan saja terserah Anda.
Body
Berkisar antara light sampai full, perasaan kuat atau ketebalan dari kopi saat di lidah Anda disebut body. Kopi dengan body lebih kuat akan mempertahankan lebih banyak rasanya ketika diencerkan.
Flavor
Flavor adalah kesan secara keseluruhan. Perpaduan dari aroma, acidity, dan body, kita menyebutnya Richness berdasarkan body dan fullness, Complexity dari persepsi banyak rasa, dan Balance untuk keseimbangan dari karakter dasar kopi.
Acidity
Dalam istilah pencicipan kopi, ini bukan berarti asam atau pahit. Acidity berarti sensasi yang Anda rasakan dalam mulut Anda, energi, perasaan hidup. Acidity pada kopi akan membantu Anda untuk mengetahui kualitas kopi. Sederhananya, ini seperti membandingkan air biasa dengan air soda. Mulai dari low ke high, mellow ke live, atau sebutkan saja terserah Anda.
Body
Berkisar antara light sampai full, perasaan kuat atau ketebalan dari kopi saat di lidah Anda disebut body. Kopi dengan body lebih kuat akan mempertahankan lebih banyak rasanya ketika diencerkan.
Flavor
Flavor adalah kesan secara keseluruhan. Perpaduan dari aroma, acidity, dan body, kita menyebutnya Richness berdasarkan body dan fullness, Complexity dari persepsi banyak rasa, dan Balance untuk keseimbangan dari karakter dasar kopi.
Ungkapan Dalam Cita Rasa Kopi
Astringent – Rasa yang tertinggal di mulut dengan sensasi asin di sisi lidah.
Baggy – Rasa kurang sedap karena biji kopi yang disimpan terlalu lama dalam kondisi kurang bagus.
Baked – Aroma yang terkuar dari kopi yang dipanggang terlalu lama dalam suhu yang terlalu rendah.
Beany – Aroma biji kopi panggang yang belum mengeluarkan cita rasa maksimalnya.
Bitter – Rasa yang tajam dari biji kopi yang dipanggang lama.
Bready – Cita rasa mirip roti yang ada pada racikan kopi yang bijinya tidak dipanggang terlalu lama atau dalam suhu tinggi sehingga tak memunculkan rasa minyak.
Bright – Rasa ringan, kering tapi tajam yang merupakan ciri khas cita rasa kopi Amerika Tengah.
Buttery – Rasa yang sedikit berminyak dan kental.
Caramelly – Cita rasa karamel atau toffee.
Chocolatey – Cita rasa cokelat.
Creamy – Kandungan minyak kopi yang tinggi yang dihasilkan melalui proses racikan biji kopi.
Delicate – Efek rasa manis ringan yang tertinggal di lidah.
Earthy – Karakteristik aroma tanah atau debu yang tertinggal di biji kopi yang lama tersimpan dalam gudang penyimpanan yang dekat dengan tanah. Biasanya cita rasa ini ada pada biji kopi khas Sumatra.
Exotic – Aroma yang tak biasa, misalnya dari rempah, bunga, atau buah.
Fermented – Rasa kurang sedap yang menyebabkan sensasi cita rasa asam. Merupakan hasil enzim biji kopi yang masih muda.
Flat – Rasa hambar karena sudah kehilangan aroma.
Fragrant or floral – Aroma penyedap rasa dari bunga misalnya melati.
Fruity – Cita rasa buah seperti beri atau sitrus.
Grassy – Rasa seperti aroma rumput yang baru dipotong.
Green – Cita rasa herbal yang terjadi karena efek penambahan gula yang kurang komplit saat proses roasting.
Hard – Cita rasa yang kurang seimbang, lebih cenderung asam, karena kadar asam yang sangat tinggi.
Harsh – Rasa tajam atau sedikit pedas menyengat lidah.
Herby – Rasa mirip sayuran.
Lifeless – Hambar.
Mellow – Rasa lembut dan sedap karena kadar asam yang ringan.
Muddy – Kental dan hambar.
Musty – Cita rasa ‘tua’ yang biasa terdapat pada biji kopi yang lama disimpan dan merupakan rasa khas kopi Jawa.
Nippy – Efek cita rasa manis yang tertinggal di ujung lidah.
Nutty – Cita rasa kacang.










